Bila Anda saat ini memiliki uang lebih dan bingung maumenginvestasikan ke mana? Juga tidak yakin untukmembuka usaha sendiri? Ada baiknya mempertimbanganbidang investasi yang terbilang aman danmenguntungkan, yakni membeli obligasi ritel
Indonesia (ORI).
AGI Anda yang tertarik, pemerintah Indonesia melalui Departemen Keuangan mulai Senin (25/2) akan memperdagangkan ORI seri 004. Anda bisa membeli surat berharga ini di 18 agen yang tersebar di setiap kota di Indonesia.
Ke-18 agen tersebut antara lain Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Permata, Bukopin, Niaga, Citibank, NISP, Danamon, BII, Lippo, Panin, HSBC, dan Mega. Juga dapat membelinya di cabang-cabang perusahaan sekuritas yaitu Reksadana, Tri Megah, dan Relience.
Bagaimana keuntungan berinvestasi ORI? Sebelum memutuskan membeli ORI, Anda wajib mengenal terlebih dahulu apa dan bagaiamana permainan investasinya. .
ORI merupakan obligasi negara yang dijual kepada individu atau perseorangan warga negara Indonesia melalui agen penjual di pasar perdana. Yang dimaksudkan pasar perdana adalah penjualan ORI pada saat diluncurkan pemerintah dan penjualannya hanya dilakukan oleh agen yang ditunjuk (18 agen diatas).
Untuk ORI 004 ini, pasar perdana dibuka mulai 25 Februari sampai 6 Maret. Setelah perdagangan di pasar perdana ditutup, Anda hanya bisa membeli ORI di pasar sekunder yang sudah diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ).
Harganya tentu saja tidak semurah di pasar perdana. Jika di pasar perdana satu unit (lembar) ORI dijual Rp 1 juta, maka di pasar skunder bisa naik beberapa persen tergantung harga pasar.
Pada perdagangan di pasar perdana, satu orang hanya boleh membeli ORI manimal 5 lembar (Rp 5 juta) dan maksi-mal Rp 3 miliar. Sementara di pasar skunder, satu orang bisa membeli berapapun yang tersedia dan pembelinya tidak hanya dibatasi untuk WNI melainkan bebas untuk siapa saja, termasuk WNA.
Singgih Gunarsa selaku Manager Goverment Sucurities Market Analysis Departemen Keuangan RI yang ditemui Tribun, beberapa waktu lalu, saat ia berkunjung ke Batam menyarankan, bagi WNI baiknya membeli ORI di pasar perdana karena memang harganya lebih murah/Kalau sudah masuk di pasar sekunder, harganya sudah mahal/katanya.
Ada beberapa keuntungan berinvestasi ORI, diantaranya, kupon dan pokok dijamin undang-undang. Yang dimaksud kupon pada ORI adalah besarnya bunga yang dibayarkan se-cara reguler dan dinyatakan dalam persentase terhadap nilai nominal obligasi.
Besarnya kupon dijamin pemerintan lebih tinggi dari bunga tabungan maupun deposito. Pada ORI 001 yang diterbitkan pemerintah 2006 lalu, kuponnya adalah 12,5 persen per tahun. Sementara ORI 002 dan 003 yang dikeluarkan pada 28 Maret dan 2 September 2007 lalu, sebesar 9,28 dan 9,40 persen.
Setiap pembelian ORI berjangka waktu empat tahun. Namun, bunga atau kuponnya akan diberikan setiap bulan agar pembeli ORI bisa menikmati bunga dari uang yang ia investasikan.
-Karena ORI ini milik negara, maka dijamin sepenuhnya oleh negara. Sehingga apapun yang terjadi, pemerintah berkewajiban membayar bunga dan nilai pokok investasi kepada pemegang ORI," tegas Singgih.
Lagipula, penanggulangan pembayaran ORI ini telah dimasukkan dalam dana APBN (anggaran pendapatan dan be* lanja negara) setiap tahunnya, (srimurni)
