![]() |
| Ilustrasi bidan desa |
Sebanyak 135 bidan desa se Kabupaten Tanah Laut akan mengikuti pelatihan, pada senin (18/2) kemarin, 40 orang angkatan pertama, mengikuti pelatihan tentang Pos Kesehatan Desa (pokcsdes) di Aula Dinas Kesehatan Tanah Laut, Jl Hutan Kota.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Promosi Kesehatan Dinkes Tala Drs Rusliansyah MM mengatakan, pelatihan angkatan pertama ini akan digelar selama 4 hari, sejak 18 hingga 2! Februari 2008. Pelatihan ini menurut Rusli, untuk mendukung terwujudnya Desa Siaga di semua desa se Kabupalen Tanah Laut.
"Visi misi menkes sceara nasional, semua desa menjadi Desa Siaga. Untuk Tanah Laut percontohan Desa Siaga saat ini masih ada di Damit. Selanjutnya, untuk mendukung program ini, maka didukung sarana prasarana dan juga SDM. Nah, salah satu SDM yang diperlukan adalah bidan im sendiri." terang Rusli.
Karenya menurut Rusli, keberadaan Poskesdes di Desa nantinya, akan banyak melibatkan peranan bidan, khususnya di luar jam kantor. Selain itu, lanjut Rusli keberadaan bidan pada tiap desa ini, juga ditunjang dengan rumah bidan atau biasa dikenal Polindes (Pos bersalin Desa)
"Untuk Polindes ini, kami minta kepada kades, agar memberikan tanah hibah yang berada di sekitar rumah penduduk. Sehingga bidan mudah didalangi penduduk," sebutnya.
Sementara itu Bupati Tanah Laut, yang diwakili Asisten Bidang Administrasi dan Umum Drs H Abdul Halim, memberi apresiasi positif atas prorgam ini. Sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan kaum ibu di wilayah pedesaan, maka menurut bupati para bidan hendaknya mampu beradaptasi dengan keadaan desa tempat bertugas.
"Mengingat adat dan budaya di setiap desa tidaklah selalu sama, sangat penting memahami dan mempelajarinya, agar tidak menemui kesulitan dalam menjalankan tugas," pesan Halim sebelum membuka pelatihan ini.
Disamping itu diperlukan pula kesiapan mental yang tinggi dan ketulusan untuk mengabdi. Karena, para bidan yang bertugas di desa, kadang lokasinya sangat jauh dari kecamatan.
Pada kesempatan ini. Halim mengingatkan kepada peserta, agar benar benar mengikuti pelatihan ini, jangan segan-segan bertanya kepada para narasumber, jika ada yang belum dimengerti, (mr-90)
