![]() |
| candi prambanan |
Hal tersebut diungkapkan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik dalam acara Sarasehan bertema Pengelolaan Bidang Kebudayaan di Hotel Melia Purosani Jalan Suryotomo Yogya, Senin (22/6) malam diikuti seniman, budayawan Yogya dan Solo.Jero Wacik menegaskan, untuk kegiatan budaya seperti festival kesenian, festival film yang digelar di Jakarta dan di sejumlah daerah dari Dirjen Nilai Seni dan Budaya selalu mendukung soal pendanaan. Karena keterbatasan anggaran dukungan dana belum bisa banyak sebagaimana yang diharapkan panitia penyelenggara kegiatan seni dan budaya. "Dalam setahun anggaran yang digunakan untuk seni budaya masih sedikit sekitar Rp 150 miliar. Namun mengingat budaya sangat pentingmerupakan identitas bangsa Indonesia, tetap terus didorong dengan mengembangkan berpikir positif. Ketika melaksanakan kegiatan seni budaya dengan dilandasi budaya berpikir positif hasil bisa maksi mal," papar Jero Wacik.
Dikatakan Jero Wacik, lewat sarasehan dengan para seniman dan budayawan Yogya-Solo ini, bisa menjadi media silaturahmi dan berbagi pengalaman untuk mengembangkan serta memajukan seni budaya di Indonesia. "Termasuk program bidang kebudayaan yang akan dilaksanakan ke depan. Sumbangan pemikiran dari seniman, budayawan sangat diperlukan untuk memajukan dan mengembangkan senibudaya di Indonesia. Karena itu, seya senang bisa bertemu berbagi pengalaman dengan sejumlah seniman dan budayawan di Yogya," aku Jero Wacik
