Monday, February 18, 2019

Bikin KTP, Cukup Lima Menit

ilustrasi bikin ektp

Sumarsono datang tergesa-gesa menuju sebuah rumah yang letaknya berdampingan dengan Markas Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat. Sabtu (2/1) siang. Sepeda motornya diletakkan begitu saja di depan gerbang rumah tersebut. Dengan tergesa-gesa, Sumarsono mencari formulir permohonan perpanjangan Kartu Tanda Penduduk (KTP).Kebetulan, rumah Itu dipilih sebagai tempat warga Kelurahan Gondangdia yang Ingin memperpanjang KTP. Didalam formulir tadi, warga RT07/RW02, Kelurahan Gondangdia. Menteng, Ini diminta untuk menyertakan

surat pengantar dari RT dan RW tempatnya tinggal. Selain Itu Sumarsono Juga harus membawa kartu keluarga (KK) balk asli maupun fotokopi dan KTP lama. Namun, Sumarsono tidak membawa surat pengantar dariRT dan RW yang menjadi salah satu syarat perpanjang KTP. Sumarsono sempat kebingungan. Beruntung pihak kelurahan sudah menyiapkan pengurus RT dan RW sl lokasi Itu. Pak RT dan RW. sampai pak Lurah sudah ada. Jadi warga tinggal mendatangi dan minta surat pengantarnya." kala Sumarsono.Hanya dalam hitungan menit, pria separuh baya itu sudah mendapatkan surat pengantar dari RT/RW untuk memperbarui KTP lama. Setelah semua syarat dilengkapi. Sumarsono tinggal menunggu panggilan buat foto dirt. Antreannya memang cukup panjang. Menjelang tengah hari Itu sudah lebih dari 75 warga di RW 02 Gondangdia di 11 RT yang antre memperpanjang KTP.

Kemudahan Itu Juga dirasakan Iriyanto, warga RW02 lainnya. Begitu datang ke lokasi mobil pelayanan cepat pembuatan KTP disamping Polsek Menteng, dia hanya menyerahkan semua syarat tadi dan masuk kedalam antrean. "Saya tinggal menunggu untuk foto saja. Begitu foto selesai, diproses dan tinggal menunggu KTP baru," kata Iriyanto.Pria yang bekerja sebagai PNS di Polres Metro Jakarta Pusat ini mengatakan, dibandingkan dengan membuat KTP di kelurahan yang cukup rumit ditambah ongkosnya cukup besar, proses pembuatan KTP melalui mobil layanan berjalan milik Dinas Dukcapil Itu dianggap lebih mudah dan tidak berbelit-belit. Apalagi, dia tidak perlu mengeluarkan uang apapun untuk mendapatkan KTP baru.

Bikin KTP di mobil layanan keliling Ini Jadi lebih cepat dan mudah. Juga gratis. Kalau di kelurahan, menunggunya saja suka lama, kadang orang kelurahannya belum ada. Bisa dua-tiga hari atau sampai ber-mlnggu-mlnggu KTP-nya baru Jadi." cerita Iriyanto. Soal ongkos pembuatan KTP yang mahal, diakuinya relatif. "Dulu kalau buat KTP. saya beri (uang) buat uang rokok sajalah." ujarnya mengenang.

Dua minggu

Sudah dua minggu Ini mobil pelayanan KTP keliling milik Suku Dinas Dukcapil Jakarta Pusat mendatangi warga yang ingin memperpanjang KTP. Setelah minggu lalu di Kelurahan Petamburan, kini giliran warga Gondangdia yang dilayani mobil keliling. Saat Inj Dinas Dukcapil DKI mengoperasikan lima unit mobil pelayanan KTP keliling yang disebar di lima wilayah di Jakarta.

DI masing-masing mobil terdapat lima petugas, dua orang bekerja di bagian komputer dan pemotretan, dua orang sebagai tim registrasi warga, dan seorang lainnya adalah sopir. Hanya saja, mobil pelayanan KTP keliling ini baru dioperasikan setiap hari Sabtu saja. Pada hari kerja biasa, warga tetap dimintauntuk mengurus KTP baru, atau memperpanjang KTP di kantor kelurahan setempat.Menurut Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Pusat Mohammad Hatta, sekarang warga tidak perlu waktu lama untuk membuat atau memperpanjang KTP yang baru edisi nasional. "Cukup lima menit." begitu kata Hatta, Sabtu (2/1).

Hatta mengatakan, pelayanan KTP dengan mendatangi warga itu merupakan terobosan baru dari Dinas Dukcapil DKI Jakarta untuk mempermudah dan mendekatkan diri, terutama dengan warga yang sibuk beraktlfitas. seperti yang tinggal di rumah susun maupun apartemen. "Pelayanan KTP keliling dengan mobil ini khusus untuk memperpanjang KTP saja. Kalau KTP baru, buatnya tetap harus datang di kelurahan." Jelas Hatta.Selain mendekati warga, Dinas Dukcapil DKI Jakarta berusaha meminimalkan pemalsuan KTP atau kepemilikan KTP ganda, sekaligus mengurangi calo KTP.Haji Ambar, warga Gondangdia, berharap pelayanan perpanjangan KTP itu dapat dikelola dengan baik di masa depan. "Alasan untuk mempercepat pembuatan KTP sudah baik, tetapi pelaksanaannya belum tentu balk. Jadi harus tetap diawasi. Apalagi kalau digratiskan, semua orang pasti datang," kata Haji Ambar
Comments


EmoticonEmoticon