Wednesday, December 11, 2019

Semangat Hijau di Tengah Pabrik


kawasan hijau


MEMASUKI lingkungan pabrik PT. Semen Gresik di Tuban. Jawa Timur ibarai memxsuki dua kawasan industri; ada industri tambang dan agro industri. Di ia ria. selain menyalcsikjri bangunan raksasa yang mengolah limestone menjadi semen juga terdapat hamparan hijau aneka pepohonan dan tanaman sela lainnya.

Tidak heran memang, karena Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14000 dan telah diintegrasikan ke dalam Sistem Manajemen Semen Gresik (SMSG). Pengelolaan lingkungan berpedoman pada Peraturan Perundangan yang berlaku dan persyaratan lingkungan lain, khususnya terhadap komitmen yang tertulis pada dokumen-dokumen


AMDAL Pusat dan Daerah untuk studi AMDAL.RKL/RPL dan UKL/UPL.

Sejak periode 2003/201(4 dnlam Program Penilaiaji Pc ringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) oleh Kantor Kementrian Negara Lingkungan Hidup RI. perusahaan mendapatkan peringkat "Biru" yang berarti bahwa perusahaan tetah melaksanakan upaya pengendalian pencemaran dan atau kerusakan lingkungan hidup dan telah mencapai hasil yang sesuai dengan persyaratan minimum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut Slamet Budiyanto, staf Bina Lingkungan dan Usaha PT. SG penerapan programpengliijauan nduk hanya untuk mcnitungslkan kcratuli .sisa lahan yang sudah dimanfaatkan untuk keperluan material semen, tapi juga untuk menerapkan pagram penghijauan sekaligus menggerakkan perekonomian masyara-kal yang ada di area pabrik.

Di wilayah pabrik terdapat 249 kepala keluarga. Warga yang tinggal di sana diajak ikut berpartisipasi melakukan penghijauan dengan bantuan perusahaan dalam pengadaan fesilitas. Bibit dan pupuk semuanya disediakan oleh PT.SG tinggal masyarakat yang menjaga dan mengelolanya.

"Program ini sudah dimulai sejak 2003 lalu. Di arca yany bekas galian dan bcrtanah liat kila i.ni im ii pohon mangga, nangka, dan mahoni. Sedangkan sebagai tanaman sela, ditanami jagung dan tanaman jarak kopyor. Karena warga yang mengelola, maka mereka juga yang memetik hasil dan keuntungan dari setiap panennya." jelas Slamet.

Program yang dipaparkan Slamet adalah salah satu bentuk kepedulian lingkungan dan sosial PT. SG terutama untuk program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL). Pada umumnya untukkegiatan hina lingkungan, berbagai prograrn pewberdayaan kondisi sosial masyarakat telah dilakukan.

Lallan yang disebutkan Slamet ladi adalah lahan green belt. Di lahan itu penghijauan tidak nanya memberi dampak positif untuk lingkungan tapi juga dampak ekonomis bagi masyarakat di arca pabrik.Bagaimana tidak, sejak dua dua kali panen, masyarakat bisa menikmati hasilnya.

"Dari i,in.un.ni yang kita (a-,nam, diharapkan nantinya akanlahir industri baru, atau agroindustri. Dari tanaman mangga inisalnya, kita tidak hanya merti jual buah lapi juga bisa mengolahnya menjadi produk kalcngan. Atau tanaman jarak yang bisa dimanfaatkan untuk kosmetik, diharapkan nantinya kila yang akan memproduk.si. Demikian pula tanaman lainnya." jelas Slamet. Bisa jadi upaya yang diterapkan merupakan kelanjutan dari pemanfaatan green bell yang telah sukses, seperti halnya kesuksesan pada pemberdayaan keramba ikan yang selama ini hasilnya dinikmati oleh masyarakat penggarap.B
Comments


EmoticonEmoticon