Friday, November 29, 2019

Potensi Wisata PENAJAM waru Terus Didata

ilustrasi penajam waru


Dinas Perhubungan dan Pariwisata Penajam Paser Utara (PPU) mulai melakukan pendataan potensi kepariwisataan di PPU. Pendataan akan dilakukan menyeluruh terhadap potensi wisata di empat kecamatan yang ada. Nantinya, akan ditentukan wisata apa yang potensial dikembangkan.

"Kita mulai melakukan identifikasi potensi wisata di PPU dan peluangnya untuk dijadikan objek wisata andalan,"kata Kasi Pariwisata Dinas Perhubungan dan Pariwisata Ahmad Koyum saat melihat potensi wisata Bendungan Waru di kecamatan Waru.

Bendungan Waru sendiri, saat ini sudah dikelola, meskipun belum maksimal. Sabtu dan Minggu adalah waktu puncak kunjungan warga yang ingin rekreasi di sana. Saat ini, sudah ada beberapa fasihtas seperti perahu bebek dan outbond serta banana boat. Pengelolaanmasih dilakukan pihak swasta.

Pemkab PPU belum bisa melakukan tindakan yang lebih jauh terhadap fasilitas Bendungan Waru karena status tanah serta bangunan yang merupakan milik Pemprov Kaltim. Bendungan itu dibangun sekira tahun 1972 lalu di lahan seluas 678 hektare. Sayangnya, kini sebagian besar areal waduk dipenuhi gulma.

"Kita akan perjelas status tanah dan kepemilikannya. Jika memang bisa diserahkan pengelolaannya ke PPU, kita akan kelola," kata Koyum. Selain untuk wisata air, bendungan juga bisa dijadikan pemeliharaan ikan metode karamba maupun cadang bahan baku air bersih.

Pendataan potensi wisata PPU, akan dilakukan terhadap potensi yang ada di laut maupun yang ada di darat. Selain potensi yang memang sudah dikenal, sedang didata potensi yang masih tersembu-nyi. Misalnya saja potensi wisata goa di Babulu serta goa di Gunung Parung, PPU. "Kita masih terus telusuri," kata Koyum.

Data potensi yang ada, dipadu dengan permasalahan yang masih melingkupinya, akan dijadikan sebuah acuan dalam pengembangan sektor kepariwisataan. Dengan pendataan dan diagnosa yang benar, pembangunan kepariwisataan akan bermanfaat. Faktor penyediaan sarana rekreasi bagi warga akan dijadikan tolok ukur utama dibandingkan sektor pendapatan asli daerah (PAD).

Sebagaimana diketahui, tempat wisata yang menjadi rujukan utama warga hanyalah pantai Ni-pahnipah dan Tanjung Jumlai. Sementara, yang lainnya belum banyak dilirik. Padahal, ada potensi lain yang tak kalah menarik seperti gusung, penangkaran rusa di Apiapi serta kampung perajin kapal, (dea)

Satu Desa Diberi Satu Bidan

Ilustrasi bidan desa

Sebanyak 135 bidan desa se Kabupaten Tanah Laut akan mengikuti pelatihan, pada senin (18/2) kemarin, 40 orang angkatan pertama, mengikuti pelatihan tentang Pos Kesehatan Desa (pokcsdes) di Aula Dinas Kesehatan Tanah Laut, Jl Hutan Kota.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Promosi Kesehatan Dinkes Tala Drs Rusliansyah MM mengatakan, pelatihan angkatan pertama ini akan digelar selama 4 hari, sejak 18 hingga 2! Februari 2008. Pelatihan ini menurut Rusli, untuk mendukung terwujudnya Desa Siaga di semua desa se Kabupalen Tanah Laut.

"Visi misi menkes sceara nasional, semua desa menjadi Desa Siaga. Untuk Tanah Laut percontohan Desa Siaga saat ini masih ada di Damit. Selanjutnya, untuk mendukung program ini, maka didukung sarana prasarana dan juga SDM. Nah, salah satu SDM yang diperlukan adalah bidan im sendiri." terang Rusli.

Karenya menurut Rusli, keberadaan Poskesdes di Desa nantinya, akan banyak melibatkan peranan bidan, khususnya di luar jam kantor. Selain itu, lanjut Rusli keberadaan bidan pada tiap desa ini, juga ditunjang dengan rumah bidan atau biasa dikenal Polindes (Pos bersalin Desa)

"Untuk Polindes ini, kami minta kepada kades, agar memberikan tanah hibah yang berada di sekitar rumah penduduk. Sehingga bidan mudah didalangi penduduk," sebutnya.

Sementara itu Bupati Tanah Laut, yang diwakili Asisten Bidang Administrasi dan Umum Drs H Abdul Halim, memberi apresiasi positif atas prorgam ini. Sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan kaum ibu di wilayah pedesaan, maka menurut bupati para bidan hendaknya mampu beradaptasi dengan keadaan desa tempat bertugas.

"Mengingat adat dan budaya di setiap desa tidaklah selalu sama, sangat penting memahami dan mempelajarinya, agar tidak menemui kesulitan dalam menjalankan tugas," pesan Halim sebelum membuka pelatihan ini.

Disamping itu diperlukan pula kesiapan mental yang tinggi dan ketulusan untuk mengabdi. Karena, para bidan yang bertugas di desa, kadang lokasinya sangat jauh dari kecamatan.

Pada kesempatan ini. Halim mengingatkan kepada peserta, agar benar benar mengikuti pelatihan ini, jangan segan-segan bertanya kepada para narasumber, jika ada yang belum dimengerti, (mr-90)

Sunday, November 24, 2019

IPM, Pendidikan, Kesehatan Prioritas RPJMD Provsu

ilustrasi Kesehatan 

MEDAN (Waspada) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menjadikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Utara 2009-2013 mendatang. Pemprovsu juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan pertanian.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sek-daprovsu) Rustam Effendy (RE) Nainggolan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM),sektorpen-didikan, kesehatan dan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam RPJMD Sumut 2009-2013 karena untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumut langkah yang mesti dilakukan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Sumut.

"Bagaimana mengurangi kemiskinan, membuka lapangan kerja dan menekan angka pengangguran. Saya pikir yang paling utama, bagaimana mening-katkan kesejahteraan rakyat Sumut. Semua itu, tolak ukurnya dari tingkat pendidikannya, ekonominya, kualitas kesehatannya," ujar RE Nainggolan kepada wartawan usai membuka Sosialisasi RPJMD Sumut 2009-2013, Rabu (23/12).

Meski peningkatan IPM, kualitas pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama, namun pembangunan infrastruktur tidak bisa diabaikan. Karena keduanya saling berkaitan dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumut.

"Itu yang paling utama menurut saya, tapi seiring dengan itu mesti diimbangi infra-
struktur, baik jalan, pertanian maupun yang lainnya. Saya pikir kita harus melihat kedua keseimbangan itu. Tapi yang paling utama, peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumut" papar RE Nainggolan.

Pembangunan fisik atau infrastruktur yang menjadi prioritas pada RPJMD Sumut, termasuk di antaranya pembangunan Bandara Kuala Namu, Jalan tol Medan-Kuala Namu, Medan-Tebing Tinggi, Medan Binjai, pembangunan irigasi, bendungan, pembangkit listrik dan lainnya. Kata RE Nainggolan, proyek Bandara Kuala Namu merupakan proyek yang akan terus diwujudkan.

"Mta melihat komitmen pemerintah pusat untuk mewujudkan itu. Bahkan ketika pertemuan di Jakarta dengan Wapres Budiono dan sejumlah menteri di antaranya Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Pak Gubernur telah mewaming pembangunan proyek Kuala Namu," papar RE Nainggolan.

Ditegaskan RE Nainggolan, arah pembangunan Sumut lima tahun ke depan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan. masyarakat berupa pembangunan fisik dan non fisik. Namun yang paling utama yakni pembangunan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). "Bagaimana meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Untuk mencapai itu, mesti dikurangi tingkat pengangguran, kemisildnan, menciptakan lapangan kerja dan memberdayakan ekonomi masyarakat," sebutnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumut. (Bappedasu), Ir Riadil Akhir Lubis menambahkan, peningka-
tan SDM Sumut tidak hanya pada tingkat aparatur pemerintah, tapi masyarakat Sumut, terlebih pada sektor produksi, distribusi, pelaku usaha kecil, menengah, usaha mikro dengan tetap memelihara dan menunjang pertumbuhan sektor lain.

Begitu juga pembangunan sektor pendidikan, sebut Riadil, tidak hanya sebatas peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut, tapi juga peningkatan kemandirian bekerja, pembudayaan pemanfaatan terknologi dan lainnya.

Sedangkan pembangunan infrastruktur diarahkan untuk pengembangan wilayah seperti pembangunan prasarana jalan. Hal itu menjadi prioritas, karena pembangunan transportasi jalan bagian penting dalam pembangunan Sumut. Karena mobilitas manusia, barang dan jasa masih didominasi angkutan transportasi jalan.

Berdasarkan data di draf RPJMD Sumut 2009-2013, target pembangunan jalan dan jembatan selama lima tahun ke depan, yakni untuk lintas timur sepanjang 372,18 Km, lintas tengah 408,08 Km, lintas barat 355,00 Km, lintas diagonal 468",73 Km, metropolitas 128 Km, dan jembatan nasional 692,00 Km.

Sedangkan rencana pembangunan kelistrikan di Sumut hingga 2013, yakni PLTP Sibayak, Kab. Karo dengan kafasitas 10 MegaWatta (MW), PLTU Labuhan Angin di Tapteng (2 X 115 MW), PLTU KualaTanjung, Kab. Batubara (2x215 MW), PUA Asahan 1 Kab. Tobasa (2 x 90 MW, PLTU Sumut, Kab Langkat (2 x 200 MW), PLTP Sarulla ni.KabTaput(llOMW) dan lainnya. (m!9)

Bahagia Memerangi Diri Sendiri

ilustrasi bahagia

Seorang rekan yang adalah seorang perokok acap mendapatkan nasihat yang saya sangat yakin kalau dia sendiri sudah sangat mengetahuinya. Nasihat itu adalah anjuran untuk dia berhenti atau paling tidak mengurangi jumlah rokok yang dihabiskannya. Tetapi, pada kenyataannya semua itu sama sekali ndak pernah mampu mengubah kebiasaan tersebut. Dja loh tetap mengonsumsi rokoknya, ada atau pun ti-daJJ ada orang yang menasihatinya.

Ketika saya bertanya kepadanya tentang hal tersebut;, dia berkata "aku sudah tajiu, tetapi bagaimana? So-ajifya, aku masih mau menikmatinya". J Ya, musuh terbesar dalam hidup kita adalah diri kita sendiri. Kegagalan untuk memerangi diri kita sendiri akan menjadi kegagalan kita dalam menjalani kehidupan ini.

Kegagalan kita menjalani kehidupan ini hanya akan mengurangi keutuhan kebahagiaan kita. Memerangi diri sendiri adalah kesungguhan demi untuk sebuah kemenangan.

Memerangi diri sendiri adalah keberanian dari diri kita untuk berkata "tidak" untuk sesuatu yang biasa kita lakukan dan untuk sesuatu yang kita sangat sukai.

Memerangi diri sendiri adalah keberanian untuk berkata "setop" terhadap sesuatu yang kita nikmati.

Memerangi diri sendiri adalah keberanian untuk menolak saat kita sangat ingin menerimanya. Karena itu, memerangi diri sendiri adalah sebuah keberanian, karena ketika kita memutuskan untuk melakukannya, maka kita melakukannya tanpa bantuan siapa pun.

"Saat itulah kita berjuang mengerahkan kemampuan kita melawan dan mengontrol hasrat kita sendiri yang sudah terlanjur menjadi bagian dari hidup kita. Hanya dengan cara itulah, kita dibebaskan dari ikatan tanpa

rantai yang membuat kita menjadi pribadi yang terbelenggu dan terpasung oleh diri kita sendiri.

Hanya dengan cara itulah kita menata hidup kita, memaksimalkan semua yang baik yang dapat kita tingkatkan dan membuang semua yang tidak berguna dan yang tidak membawa dampak, baik bagi diri kita sendiri maupun bagi sesama kita yang dihadirkan di sekitar kita. Untuk semua itu maka mulailah bersikap jujur terhadap diri kita sendiri, kejujuran terhadap diri sendiri memungkinkan kita memandang secara obyektif segala sesuatu yang kita lakukan.

Kejujuran

Kejujuran terhadap diri sendiri menolong kita mampu mengatakan tidak kepada segala sesuatu yang melekat pada diri kita, sekalipun hal itu tampak menyenangkan. Kejujuran pada diri sendiri membuat kita juga mampu menerima penilaian umum dari banyak orang tentang sifat-sifat dan perilaku kita sendiri yang tidak terlalu baik, namun yang selama ini kita anggap sebagai sesuatu yang wajar untuk terus diberlakukan.

Setelah itu, perkuatlah kesungguhan kita untuk mewujudkannya. Yakinkan diri kita bahwa pilihan kita untuk memerangi diri kita sendiri dari segala kebiasaan buruk kita adalah sesuatu yang benar yang di dalamnya kita tidak boleh mem-

96.30 fm

beri toleransi kepada sikap kompromi.

Tegaskan diri kita untuk segera berubah, pastikan bahwa apa yang kila lakukan adalah hal yang benar. Mengurangi dan meminimalkan adalah bagian dari upaya (itu memang sebagian dari kebenaran), tetapi sekaligus juga memberi kesempatan dan peluang untuk kita melakukan sebuah pengulangan, oleh karena itu, pertegaslah diri kita untuk tidak mengurangi, tetapi meninggalkan.

Kepantasan

Berikan kesempatan kepada orang lain untuk menghargai kita karena keberhasilan kita mengalahkan diri kita sendiri. Dengan kesungguhan yang demikianlah, maka kita akan tampak berbeda dan menjadi bahagia.

Kita menjadi pribadi yang berbahagia karena dengan cara itulah kita meningkatkan nilai diri kita, dan meningkatkan nilai diri berarti meningkatkan kepantasan diri kita. Meningkatkan kepantasan diri kita berarti meminimalkan peluang bagi orang lain untuk memberikan penilaian yang kurang baik tentang kita.

Akhirnya tidak pernah ada hasil yang dapat dicapai tanpa usaha, dan tidak pernah ada usaha yang tidak pernah dibayar dengan pengorbanan. Namun, buatlah pengorbanan kita menjadi pengorbanan yang bermakna.

Perangilah semua yang patut kita perangi dari diri kita dan pupuklah semua yang perlu di tumbuh kembangkan. Kita tidak mungkin dapat memenangkan dunia jika kita tidak mampu meme- nangkan diri kita sendiri lebih dahulu.

Dalang cilik itu tampil berkolaborasi dengan ayahnya

Ilustrasi dalang cilik

Sewaktu kanak-kanak, Wulan sering mengikuti ke mana pun ayahnya mendalang. Suatu ketika, ia ditantang sang ayah, Kadino Hadi Carito, 82 tahun, untuk mendalang walau sebenarnya ia tak pernah bercita-cita menjadi dalang. Wanita kelahiran Wonogiri, 20 Juni 1980, itu pun menjawab tantangan itu dengan syarat ia diberi uang jajan. Setelah beberapa bulan berlatih bersama sang ayah, pada suatu pergelaran wayang kulit, Wulan berhasil menggantikan ayahnya ketika mendalang, meski hanya satu jam. Semua penonton terkesima

Sejak itu, Wulaningsih-demikian nama aslinya-menekuni pekerjaan langka, apalagi buat perempuan, ini. Bungsu dari empat bersaudara ini memang terlahir dan tumbuh di keluarga dalang. Darah dalang yang mengalir di tubuhnya diturunkan dari leluhurnya, Ki Kan-dabuwana."Saya keturunan ke-19," kata Wulan kepada Tempo, Rabu lalu. Dari 19 generasi tersebut, semuanya merupakan dalang, tanpa pernah terputus.

Awalnya, dalang cilik itu tampil berkolaborasi dengan ayahnya dalam beberapa kali pementasan. Setelah bisa mandiri, ia mendirikan nayaga (kelompok penabuh gamelan) kecil dengan merekrut teman-teman sebayanya. Berhasil menyedot perhatian, Wulan dan teman-temannya diundang pentas ke berbagai tempat, termasuk di pendapa Kabupaten Wonogiri saat ada tamu penting. Juga pernah tampil pada pergelaran dalang kecil di Jakarta. Tapi kala itu si dalang kecil tampil hanya dua-tiga jam. Baru sepuluh tahun

lalu, wanita lulusan Sekolah Menengah Karawitan Indonesia, Surakarta, ini berhasil pentas semalam-suntuk. Namun ia belum berani mendalang untuk ruwatan-upacara ritual untuk menolak bencana. "Perlu kesiapan spiritual yang matang," kata wanita murah senyum itu. Kalaupun dapat order ruwatan, ayahnyalah yang melakukannya. Kini teknik mendalang Wulan semakin matang. "Tahun lalu saya menang dalam sebuah festival dalang di Jawa Tengah, untuk kategori sabetan," kata

dia. Sabetan merupakan sebuah teknik menggerakkan wayang, sehingga wayang kulit menjadi lebih hidup.

Untuk dapat menguasai teknik sabetan, seorang dalang harus bisa menjiwai karakter wayang yang dipegang. Sehingga wayang seakan punya nyawa dan bergerak sesuai dengan karakternya. Demi menguasai teknik itu, ia banyak belajar kepada dalang kondang idolanya, Ki Manteb Soedarsono.

Penggemar tokoh wayang Prabu Bala-dewa ini juga dikenal piawai melakukan adegan jaranan, yang tidak semua dalang sanggup membawakannya. Ini merupakan adegan perang, yakni dalang harus memainkan beberapa wayang sekaligus, termasuk wayang kuda. Sementara itu, kakinya harus memukul kepyak, untuk menghasilkan efek suara tertentu.

Dalam satu bulan, istri seorang pemimpin koperasi syariah itu bisa mendalang hingga enam kali. Dua tahun lalu, dia bisa mendapat order hingga 15 pementasan dalam sebulan."Sepi semenjak krisis tahun lalu," ujarnya. Setiap kali pentas, suaminya, yang juga merupakan guru mengajinya, selalu mendampingi.

Order berpentas justru selalu datang dari luar kota. Kebanyakan pemesan merupakan pengusaha kaya atau petani sukses yang memiliki nazar menggelar wayang kulit. Ia pernah juga mendapat tawaran mendalang dari Jepang dan Amerika, tapi gagal lantaran perantara-nya mematok harga sangat tinggi.

Beberapa kali ia menggelar pentas untuk kampanye, antara lain kampanye salah satu kandidat gubernur di Banten beberapa waktu lalu. Bahkan saat ini sudah ada enam calon kepala daerah di beberapa kota yang berniat menggandengnya untuk kampanye. Dua di antaranya dari luar Jawa.

Adapun order dari pemerintah hampir tak pernah ia peroleh kecuali dari pemerintah kabupaten setempat, yang ia nilai peduli terhadap seni tradisional. "Padahalselama ini pemerintah selalu gembar-gembor agar kita mencintai seni tradisional," ujarnya. Dia berharap, "Perlu ada perjuangan dari pemerintah agar seni tradisional tidak punah, terdesak oleh budaya asing."

Istri Riyanto Puthut Prasojo itu merasa bangga bisa menjadi penerus keluarga, menjadi seorang dalang. Buah hati mereka, Puthut Abdul Muchlis, 12 tahun, bersama nayaga kecilnya, kini juga mulai mendalang.

Untuk merawat kesehatan agar suara tidak serak, ia memilih jamu tradisional. Demi mematuhi pesan ayahnya, Wulan tidak merokok. Tiap hari weton kelahirannya, ia berpuasa. ahmad MnQ

Thursday, November 21, 2019

Ahli yoga perangi pemanasan global

ilustrasi yoga

tentang yoga atau ahli/guru yoga) dari berbagai negara di belahan dunia yang ikut dalam Yoga Festival Internasional di Bali akan memberikan sumbangan pemikiran dalam menghadapi pemanasan global."Para yogi yang datang dari India, Eropa, Amerika Serikat dan negara-negara di kawasan Asia akan memberikan solusi, apa yang harus dilakukan umat manusia menghadapi pemanasan global tersebut," kata Ketua Bali-India Foundation Somvir di Denpasar Minggu.

International Bali-India Yoga Festival akan digelar di Pulau Dewata 3-10 Maret 2010 melibatkan 1.500 yogi dari mancanegara. Kegiatan tersebut akan digelar di Banjar Gunung Sari, Desa Tegal Linggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali utara, 80 km utara Denpasar.Kegiatan bertaraf internasional yang kedua kali ini, salah satu di antaranya diskusi para yogi dan para ahli mencari solusi menghadapi pemanasan global. Para yogi juga dengan cara masing-masing akan melakukan usaha yang maksimal agar pemanasan global tidak berakibat fatal.

"Umat manusia selama ini menghormati Ibu Pertiwi [tanah |. Untuk itu wajib dan menjadi tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan, melakukan gerakan penghijauan dan menghindari pembangunan gedung bertingkat," kata Somvir.Setiap jengkal tanah harus ditanami yang mampu memberikan manfaat bagi kehidupan umat manusia, maupun menyelamatkan dunia beserta isinya.

"Kawasan hutan yang leslari dalam batasan yang ideal akan mampu mencegah terjadi banjir, tanah longsor maupun kekeringan," ujar Dr Somvir.Bali-India Foundation merupakan lembaga yang juga merintis pembangunan Markandeya Yoga City, pusat yoga terbesar di Asia di sebuah banjar terpencil di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali utara. "Pusat kegiatan yoga tersebut nantinya akan merupakan terbesar di kawasan Asia," kata Somvir.

Pembangunan sarana di atas lahan seluas 1,5 hektare itu peletakan batu pertamanya akan dilakukan 3 Maret 2010 bertepatan dengan pembukaan International Bali-India Yoga Festival.Markandeya Yoga City akan mengelola jenjang pendidikan mulai Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Umum (SMU) bernuansa yoga.Lembaga pendidikan dalam berbagai jenjang itu juga menekankan pengobatan tradisional atau ayunveda dan keterpaduan dengan pengobatan permanen dengan memanfaatkan aneka jenis tanaman yang tumbuh dalam lingkungan sekitarnya.

Pembangunan Markandeya Yoga City tersebut akan dilakukan secara bertahap, termasuk perluasan lahan dengan merangkul swadaya dan peran serta masyarakat setempat. "Yoga city sepenuhnya kegiatan sosial untuk mengabdikan diri pada sesama umat manusia," tutur Somvir,Mengawali kegiatan tersebut kini sudah ditanam sekitar 50 jenis tanaman obat yang mempunyai khasiat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit yang secara khusus didatangkan dari India.

Aneka jenis tanaman obat tersebut dikembangkan di Banjar Gunung Sari, Desa Tegal Linggah, Kabupaten Buleleng, 80 km dari Denpasar.Menyehatkan Yoga sendiri banyak diakui bermanfaat bagi kesehatan manusia. Satu riset yang dirilis pada 2007 menyatakan berlatih yoga selama 8 pekan terbukti memberikan manfaat bagi pasien pengidap penyakit jantung yang pernah terkena serangan jantung.Lebih dari 5 juta warga Amerika mengidap penyakit jantung kronis satu kondisi di mana dalam jangka panjang.ikan sampai kepada kondisi jantung tak mampu memompa darah secara efisien ke bagian tubuh lainnya.

Para peneliti di Sekolah Tinggi Kedokteran di Universitas Emory di Atlanta yang menilai efektivitas dari latihan yoga selama 6 pekan yang dilakukan oleh 19 penderita jantung yang pernah mengalami serangan, mendapatkan latihan fisik yoga mengurangi tanda-tanda inflamasi yang berkaitan dengan gagal jantung sementara itu juga telah meningkatkan toleransi terhadap latihan fisik dan kualitas hidup.

"Banyak orang yang berkeyakinan bahwa latihan tambahan yoga juga akan memberikan manfaat bagi pemulihan kesehatan jantung yang tidak sehat." kata para peneliti tersebut yang membawa presentasi atas hasil penelitian mereka pada pertemuan tahunan Ahli Penyakit Jantung.Selain itu lauhan yoga juga memberikan dampak terhadap mekanisme aksi yang melibatkan kemajuan pada pasien yang pernah mengalami gagal jantung.

Perkembangan Teknologi Kesehatan Tantangan Baru Bagi Dokter


teknologi kesehatan

MEDAN (Waspada) Perkembangan bio teknologi di bidang kesehatan merupakan tantangan baru yang harus di-hadapi bagi para dokter, karena banyak haJ-baru muncul yang perlu disikapi dengan cermat yang melibatkan ranah bioetika (etika kehidupan) dan medikolegal.

Hal tersebut dikatakan Prof. Dr. H. Amri Amir, SpF(K), DFM, SH.Sp.AK selaku Wakil Ketua Panioa Pertemuan Nasiona) V Jaringan Bioetika dan Humaniora Kesehatan Indonesia (JBHKI), mewakili Ketua Prof. Dr. Gontar A Siregar, kepada Waspada di sela-sela Workshop III Pendidikan Bioetika dan Medikolegal. di Hotel Danau Toba Internasional Medan, Selasa (15/12).

Amri Amir menyebutkan, Ini kajian baru di bidang kesehatan, di mana dulu dikenal etika kedokteran, etika yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan yang dilakukan dokter-dokter kepada pasien, rekan seprofesi atau dengan dirinya sendiri.

Tapi sekarang, lanjutnya, dengan perkembangan bio teknologi di bidang kesehatan, banyak hal-hal baru muncul yang perlu dipecahkan dan itu masuk dalam ranahnya bioetika (etika kehidupan). Para dokter akan menghadapi para pasien dengan berbagai persoalan dan kasus baru seperti misalnya, mengakhiri hidup, teknologi reproduksi buatan, bayi tabung, kloning, dan sebagainya.

"Hal itu bisa dilakukan tetapi bolehkan kita melakukan itu? Kemudian misalnya orang mandul seorang suami tidak ada sper-manya, bolehkan meminjam sperma orang lain, kemudian masalah ganti Kelamin yang bisa dilakukan, tetapi apakah boleh dilakukangann kelamin?" tutur Guru Besar FK USU ini.

Persamaan Persepsi
Sementara itu, Pembantu Dekan m FK USU, Dr. Muhammad Rusda. Sp.OGfK) menambahkan, Pertemuan Nasional V JBHKI ini dilaksanakan penyelenggara bersama dengan Fakultas Kedokteran wilayah Barat yaitu tujuh perguruan tinggi di Sumatera yaitu, FK USUTfK UISU, FK UMSU, FK Unsyiah Banda Aceh, FK Unand Padang, FK Universitas Metodhist Indonesia Medan, dan FK Unsri Palembang yang berlang-sung selama tiga hari mulai 15-17 Desember 2009.

Dia menyebutkan, kegiatan ini membahas isu tentang pandangan bioetika dan mediko-legalterhadap hal-hal yang memang dirasakan perlu disikapi dengan cermat untuk mendapatkan persamaan persepsi. Contohnya, sekarang ini ada program bayi tabung yang banyak memiliki permasalahan, termasuk salah satunya program bayi tabung tersebut adalah embrionya dibekukan.

"Hal seperti itulah yang perlu kita sikapi dan dikaji saat ini untuk mendapatkan kesamaan persepsi dan tinjauan bioetika aan medikolegal melalui pertemuan nasional ini, apakah boleh dilakukan atau tidak tentu dengan segala pertimbangan dan implikasinya," ujar Muhammad Rusda.

Dia menyebutkan, bioetika dan medikolegal ini merupakan ilmu yang terus berkembang, karena banyak aspek yang dili -batkan yang berkaitan dengan kemajuan bio teknologi itu sendiri, jadi tidak statis tetapi akan berkembang terus mengikuti kemajuan bio teknologi Dalam

hal ini bioetika dan humaniora kesehatan menjembatani masalah etik, perkembangan teknologi untuk kesehatan, riset dan aplikasinya, aspek disiplin, dan hukum yang mungkin terjadi. Simbiosis Mutualism

Sementara itu, Wapemred Waspada H. Sofyan Harahap dalam makalahnya berjudul Bermitra dengan Media Massa Meminimalisir Pelanggaran Enka mengharapkan, siapa saja dapat bekerjasama dengan media massa dengan asas saling menguntungkan, namun tidak melakukan intervensi. Apalagi di era globalisasi ini. Sebab, media massa pada hakikatnya adalah institusi publik sehingga wajib bekerjasama dengan masyarakat luas (publik). Itu sebabnya media massa harus aspiratif dengan berbagai elemen masyarakat sebagai pem-bacanya.

Menurut Harahap, problem yang acapkali ditemui jumalis kesulitan menemui pihak-pihak yang bermasalah, termasuk kalangan medis (dokter) maupun rumah sakit yang bermasalah. Mereka cenderung menghindar dan menutup din dari kejaran jumalis dan buru-buru mempersiapkan diri untuk memproteksi kemungkinan yang akan terjadi, jika beritanya muncul di media massa.

Menjawab pertanyaan peserta seminar, dijelaskan bahwa dua hak masyarakat yang diatur UU Pers, pertama gunakan hak jawab bila diberitakan secara salah, dan kedua hak koreksi. Media wajib memuatnya, jika tidak bisa dikenakan denda sampai ratusan jutaan rupiah. Atau membuat pengaduan ke dewan pers bila bermasalah dengan media massa. (m41)

Ayo Gerak, Jangan Nonton TV Melulu

ilustrasi nonton TV

JANGAN biarkan anak terlalu sering menghabiskan Tvaktu duduk sambil menonton televisi atau bermain game komputer. Aktivitas fisik j auh lebih baik untuk kesehatan dan tumbuh kembangnya.

Aktivitas fisik (exercise) yang dilakukan anak dengan giat dan penuh semangat bagus untuk membuat badannya tetap sehat. Sebaliknya, anak yang terlalu betah berlama-lama duduk di depan layar kaca, baik itu menonton televisi maupun main game komputer, cenderung lebih mudah menderita kegemuk-an atau obesitas.

Dr Ulf Ekelund dari the MRC Epidemiology Unit di Cambridge, Inggris,berpandanganaktivitasse-perti duduk sambil nonton TV dapat berdampak negatif pada anak,. seperti perilaku kekerasan, agresivitas, prestasi akademik menurun, dan postur tubuh yang tidak baik.

Untuk menyelidiki keterkaitan

antara ketidakakrif an fisik dan ke-gemukan pada anak, belum lama inii Ekelund dan timnya melakukan penelitian terhadap 1.862 anak usia 9-10 tahun. Dari sejumlah anak tersebut, 23% di antaranya berada dalam kondisi kegemukan atau obesitas.

Agar peneliti mudah melakukan pemantauan dan penilaian, anak-anak tersebut diminta memakai semacam ikatpinggangvangse-cara otomatis akan mengukur level intensitas dari aktivitas anak-anak tersebut sepanjang hari.

Peneliti lantas akan menilai keterkaitan antara aktivitas dan ukuran ikat pinggang serta melakukan pengukuran lemak tubuh

serta indeks massa tubuh anak-anak tersebut. Anak-anak juga ditanyai seberapa lama mereka menghabiskan waktu menonton televisi atau bermain game komputer.

Sebanyak 60% anak melakukan aktivitas fisik (yang melibatkan gerakan anggota tubuh) setidaknya satu jam per hari.Sementara 58% anak menghabiskan waktu kurang dari 2 jam di depan TV atau komputer per hari.

Rupanya, anak-anak yang dalam kesehariannya jarang bergerak, ikat pinggangnya pun cenderung besar dan persentase lemak tubuh pun tinggi. Dua hal ini menguatkan bahwa mereka sangat sedikit menghabiskan waktu untuk beraktivitas fisik setiap harinya.

Temuan lainnya, anak-anak yang cenderung melakukan aktivitas fisik yang cukup menguras energi, seperti berlari, bermain bo-
la, dan bersepeda umumnya perut dan pinggangnya lebih padat berisi.

Berdasarkan hal ini, peneliti menyarankan agar orangtua tidak membiarkan anak-anaknya terlalu banyak menghabiskan waktu duduk sambil menonton TV dan memacu anaknya untuk lebih aktif bergerak sehingga risiko obesitas pun menjauh. Makin aktif makin bagus,tetapijanganlupakan istirahat seperti tidur karena dibutuhkan untuk pertumbuhan anak.

Sebelumnya, studi yang dilakukan Dr Michael Sjostrom dan timnya dari Karolinska Institute di Huddinge, Swedia, melaporkan bahwa olahraga yang rutin dan terus-menerus lebih efek tif daripada olahraga dengan intensitas yang rendah.

Hal ini juga sangat baik karena dapat membuat anak tetap sehat dan terhindar dari obesitas. Makin

meningkat kegiatan fisik anak, maka dapat mencegah naiknya berat badan.

Penelitian yang melibatkan 780 anak usia 9-10 tahun itu dilaku-kandenganmengukurtingkatakti-vitas anak-anak tersebut selama lebih dari 4 hari menggunakan suatu alat yang disebut accelerometer.

Peneliti menemukan bahwa anak-anak yang melakukan aktivitas fisik lebih dari 40 menit setiap hari memiliki berat badan yang lebih kecil daripada mereka yang hanya melakukan aktivitas fisik selama 10-18 menit per hari.

"Kami menyarankan bahwa aktivitas olahraga yang rutin dan terus-menerus memberikan efek yang lebih besar dalam mencegah anak mengalami obesitas dibandingkan mereka yang lebih sedikit beraktivitas. Pi samping itu. aktivitas fisik yang lebih lama dapat memperbaiki kondisi kardiovasku-
laranak,"ujamyadalamstudiyang dipublikasikan dalam The American Joumal of Clinical Nutrition.

Aktivitas fisik akan lebih berat bagi anak-anak dan remaja yang mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Oleh karenanya,para dokter menyarankan mereka untuk melakukan latihan fisik secara bertahap.

Pilihlah jenis latihan untuk anak yang bersif at memperkenalkan permainan baru yang menyenangkan dan menarik hati mereka. Selain itu, variasi latihan perlu diberikan agar tidak timbul rasa bosan anak, misalnya dalam memilih bola pilihlah yang berwarna-warni dengan ukuran berbeda. Akan lebih baik lagi jika anak diberikan program latihan sedini mungkin yang disesuaikan dengan perkembangan fisik mereka.

(Rtr/inda)

MERASA TAK PERLU LAGI DIET DAN MINUM JAMU PELANGSING

diet sehat

MENILIK jadwal hariannya, wanita 51 (ahun ini terbilang sangat aktif Betapa tidak Sebagai Kepala Bidang Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catalan Sipil Kabupalen Majene. Provinsi Sulawesi Barat, tentu tak ringan beban yang diembannya. Sebagai ketua dharma wanita di Dinas Pariwisata. Pemuda, dan Olahraga kabupaten yang sama, karena suaminya adalah kepala dinas di instansi itu. jadwalnya juga tidak bisa dibilang longgar.

Setelah itu. wanita yang dulu pernah jadi Ratu Kebaya ini juga aktif dalam kegiatan merias pengantin, menyanyi, dan beberapa lainnya Artinya, ibu tiga orang anak yang bernama lengkap Dra Hajah Rita Kartika mi jelas membutuhkan kondisi fisik yang senantiasa prima Dan untuk hal itu, apa saja yang dilakukannya? Dulu saya rutin meminum kedelai bubuk instan dua kali sehan Tapi karena produk tersebut sudah sulit saya temukan di pasaran akhir-akhir im, saya beralih ke ZENA-600." jawabnya Lantas, apa yang didapatkan sarjana IAIN Alauddin Makassar ini dari produk tersebut7

Tidak cepat lelah karena stamina terpelihara," ucapnya saal ditemui di rumahnya pekan ketiga Februari 2009 lalu. Selain itu. berat badan juga terpelihara dan saya tidak perlu diet serta minum jamu pelangsmg segala," anjutnya sambil menambahkan bahwa rasa ZENA-600 itu enak dan lembut

Kandungan biji kacang hijau dan kedelai berfungsi untuk meningkatkan stamina dan imunitas. Juga untuk mencegah penuaan dini, selain dengan olahraga yang teratur, istirahat yang cukup, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, tidak stres, dan mengon sumsi suplemen.

Dan suplemen yang dikonsumsi Itu sebaiknya mengandung antloksidan karena bisa menghalau radikal bebas penyebab penyakit degenerate. Sumber radikal bebas itu misalnya metabolisme sendiri, pencemaran udara, bahan kimia, alkohol, radiasi, rokok, obat, dan stres Tak semua penyakit disebabkan radikal bebas. Faktor genetik dan pola hidup juga berperan. Tapi, dalam penuaan dini, radikal bebaslah yang besar perannya.

Dalam kondisi normal, tubuh memproduksi sendm antioksidan. Namun, kondisi tertentu membuat produksinya bisa saja tidak optimal hingga diperlukan asupan dari luar, seperti vitamin, mineral, dan fitokimia. Nutrisionis Prof Deddy Muchtadi mengatakan, kedelai termasuk superfood karena mengandung banyak filonutrien seperti antioksidan, antosianin, vitamin C, mangan, isoflavon, dan serat. "Isoflavon efektif untuk antioksidan guna mengurangi kerutan di wajah." ujarnya la menyatakan, manfaat kedelai dalam mencerahkan kulit telah dibuktikan ahli kulit.

Paine, tahun 2000. Menurutnya, senyawa STI dan BBI berfungsi sebagai terapi alami guna pencerahan kulit yang mengalami hiperpigmentasi. STI serta BBI ditemukan hanya pada kedelai. Selain itu, vitamin E kacang hijau dan kedelai dapat membantu kelancaran pencernaan, peremajaan kulit, penghilangan noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat. menyuburkan rambut, dan melangsingkan tubuh.

Kendati belum lama beredar. Zena-600 sudah laku di seluruh wilayah pemasarannya. Hal itu tak lepas dari manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah higienis. Selain itu. formulanya merupakan penyempurnaan dari formula-formula kedelai bubuk yang selama ;ni mulai banyak beredar di pasaran. Dan ini amat ditunjang oleh mulai sadamya masyarakat untuk beralih ke bahan-bahan nabati alami dalam memelihara kesehatan. Tapi, produk ini bukanlah obat melainkan makanan kesehatan untuk memelihara kondisi tubuh.

Ingin tahu lebih jauh, kunjungi purwati. sudiyasmani@yahoo.com atau telepon (021) 70288540. dan untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi Customer Service kami di 0761-7733974 ZENA - 600 sudah tersedia di Pekanbaru Apt. Mandiri Smart, Apt. SS-. Pira-mldda, Apt. Pekanbaru . Apl. Sumber Farma , Apt. Marpoyan , Apt. Laris Farma , Psr. Buah Pekanbaru.lnhuiApt. Sari Anda. Apt. Sari, Apt. Rona Vana, Kampar Apt Heru Farma, Apt. Sya-kirah. Apt. Dinna, Dumai To. Dumai 88, TO. Wahyu, Apt. Segar.Kuanslng Apt. Jalur Farma. Apt. Kirzan, Apl. Adam Farma , Rohul Apt. Sehat, Apt. Rido, TO. Dunia Sehat, Rohll Apt. Tangan Mas, Apt. Goza. Apl Sejahtera. Siak TO. Bakti. Apl. Sumber Sehat, TS.Pepsi, Inhil Apt. Ganda Farma. Apt. Sahabat, Apt.Kesmas 2 Pelelawan Apt Formula Baru, Apt Fam Farma. Apt. Ridho Saputra, Duri TO. Jaya Ba-ru.Apt. Jaya Baru Farma Harga Zena - 600 Rp 37.000,-/kotak 200gr ("/Adv)

Madina Itu Ibarat Miniatur Singapura

source google image

JANGAN pernah bertanya potensi apa yang tidak ada di Mandailing Natal (Madina). Semua sektor memiliki inner beauty yang bisa dikelola orang yang tepat. Potensi geografis, demografi, hingga soal teknis ada di Madina.

Maka tak salah jika Irwan Daulay (foto), tokoh masyarakat Madina, mengibaratkan Madina itu seperti miniatur Singapura. Berbicara dengan Irwan kerap kali menunjuk Singapura sebagai salah satu negara yang bisa ditiru.

Negara berpenduduk sekira empat juga itu memang mampu memaksimalkan seluruh potensi yang dimilikinya. Malah jika bicara potensi daerah, Madina masih lebih banyak. Hanya saja Singapura sudah lebih dulu maju dengan teknologi-nya.

Padahal potensi pertanian dan sumber daya alam masih kalah jauh dari Mandailing Natal. Irwan Daulay punya cita-cita paling tidak Madina itu mulai menggeliat dan punya nama setingkat nasional.

Menurut dia, banyak hal yang bisa dilakukan dengan Madina Dari sisi geografis misalnya, menurut Irwan, sebenarnya merupakan wilayah yang bisa menghubungkan Tapanuli Bagian Selatan, Riau dan Sumatera Barat.

Dalam peta Madina ha-

rusnya ketiga wilayah ini merupakan persinggungan yang sangat strategis. Dengan begitu Madina bisa menjadi salah satu lokasi dengan keunggulan secara ekonomi karena persing-gungan antara tiga wilayah, tuturnya.

Begitupula dengan upaya mendorong adanya bandara internasional di Bukit Malintang sebagai salah satu pendukung mobilitas semua orang untuk memajukan ekonomi masyarakat, ungkap Irwan. "Memang tahap awal saya yakin bandara ini masih digunakan untuk keperluan domestik selama lima tahun. Namun ketika berusia 10 tahun sudah harus bisa melayani rute internasional."

Sarana jalan dan lapangan terbang diharapkan menjadi faktor yang sangat strategis menghubungkan Madina dengan wilayan lain termasuk dengan tiga daerah terdekat tadi, jelasnya. Dari situlah Madina mengambil keuntungan.

Irwan mengatakan jika

infrastruktur mendukung otomatis ekonomi masyarakat akan ikut meningkat. Dia menegaskan saat ini pendapatan per kapita masyarakat Madina masih Rp6 juta per tahun atau sekira Rp500 ribu sebulan.

Itu, tuturnya, belum cukup. Sebab tak akan sanggup memenuhi kebutuhan dasar yang meliputi sandang, pangan, papan, kesehatan dan pendidikan. Di sisi lain, dengan terbangunnya infrastruktur Irwan pun akan bisa mendorong terbentuknya badan usaha.

Bahkan, menurutnya, di Madina ada potensi listrik se-besar450 megawatt. Jadi, ujarnya, investor yang datang ke Madina tak perlu khawatir akan kekurangan listrik.

Sebab, menurut Irwan, daerah sudah bisa membangun listrik sendiri. Potensi energi itu tepatnya ada di Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Angkola di Lompatan Harimau. Tiga puluh tahun yang akan datang dia yakin Madina surplus listrik. Itu merupakan salah satu indikator kebangkitan ekonomi.

Selama ini kapasitas terpasang baru 42 megawatt di Madina yang dikonsumsi 45 ribu kepala keluarga. Konsumsi energi listrik itu lebih banyak untuk penerangan daripada industri.

Irwan menggambarkan semua potensi yang diketahui -nya secara detil. Bahkan mungkin banyak orang Madina yang tidak tahu tentang energi listrik, lapangan terbang dan rancangan infrastruktur yang melin-
tasiTabagsel, Riau dan Sumatera Barat.

Dengan gamblang Irwan mengungkapkan semua potensi itu satu per satu. Dia membahas secara lunut. ringkas namun terstruktur. Artinya upaya untuk memperbaiki infrastruktur Madina ke Tabagsel, Riau dan Sumatera Barat bisa dilakukan.

Begitupula membangun bandara internasional di Bukit Malintang. Dan satu lagi yang paling penting adalah potensi energi listrik di Lompatan Harimau. Semua yangdiung-kapkannya terukur dan bisa diwujudkan tidak perlu menunggu waktu bertahun-tahun.

Pembangunan infrastruktur seperti jalan, lapangan terbang dan energi listrik hanya memerlukan sentuhan pemerintah daerah yang kreatif, jelasnya "Saya punya cita-cita Madina ini akan punya gaung. Memiliki kompetensi secara nasional dan akan dikenal secara internasional," jelasnya.

Wajar kalau kemudian dia mengibaratkan Madina itu seperti miniatumya Singapura. Karena negara kecil itu punya pengaruh se-dunia padahal potensinya terutama sumber daya alam tak sebanyak Madina Menurut Irwan, Madina hanya perlu sentuhan kreatif dan berkesinambungan untuk menjadikannya sejajar dengan daerah lain di Indonesia.

Armin Nasution

Tuesday, November 19, 2019

Atas - Bawah Sama-sama Susah


ilustrasi pdam

SUATU hari di Kompleks Perum BTN Sugihwaras Pemalang air berih dari keran milik PDAM Tirta Mulia tidak mengucur. Warga pun risau, bingung dan berusaha mencari air bersih sebisanya.

Ada yang langsung membeli air kemasan, ada pula yang hanya bersungut-sungut menunggu air mengucur. Tapi tak berapa lama datang satu mobil tangki membawa 4.000 liter air bersih Warga pun sontak menyambut gembira


Persoalan itu sebagai gambaran pelayanan air di wilayah perkotaan Pemalang hingga kini belum sempurna. Hal itu tidak saja membingungkan pelanggan. Namun PDAM sendiri repot mengirimkan suplai air bersih dengan tangki ke permukiman yang membutuhkan.

Lain di kota lain pula persoalannya di wilayah atas atau perbukitan. Kala musim kemarau tiba sumber-sumber air pun mengecil debitnya. Biasanya hal itu terjadi di Desa Gom-bong, Kecamatan Belik dan sejumlah desa di Kecamatan Pubsari.

Untuk mendapatkan air bersih warga di desa itu harus antre sehari semalam. Warga sudah sangat bersyukur bisa dapat air untuk minum dan memasak. Sedangkan untuk mandi mereka mencari cara lain. Bahkan rela tak mandi beberapa hari karena tak ada air. Dalam situasi seperti itu Pemkab Pemalang pun turun tangan menyuplai air bersih dengan sejumlah kendaraan tangki.

Dua persoalan di wilayah yang berbeda itu sebagai contoh pelayanan air bersih membutuhkan perhatian serius di Pemalang. Daerah atas maupun bawah dalam kondisi tertentu sama-sama susah mendapatkan air bersih. Sistem Grafitasi


Sebenarnya jika dilihat dari potensi sumber mata air yang ada, warga Pemalang tidak akan kekurangan air bersih. Karena dalam musim kemarau pun sumber-sumber mata air besar masih tetap mengucur. Namun karena letak dan posisi mata air berada di bawah permukiman, maka harus digunakan pompa untuk mendistribusikan air ke permukiman. Teknologi inilah yang masih minim dimiliki oleh pemkab.

Sampai sejauh ini teknologi yang dimiliki PDAM masih relatif sederhana, yaitu penyaluran air dengan sistem grafitasi. Maka permukiman yang berada di jalur atau di bawah pipa jaringan yang akan mudah mendapatkan air bersih. Sedangkan yang berada di atas jaringan masih sulit


Sementara persoalan di wilayah perkotaan disebabkan karena pipa transmisi PDAM yang digunakan kondisinya sudah tua, sehingga sering pecah. Jika kerusakannya ringan perbaikan bisa cepat selesai. Paling tidak air tidak dapat mengalir ke pelanggan satu dua hari. Namun jika kerusakannya parah membutuhkan beberapa hari untuk mem-perbaikinya.

Kejadian pipa pecah itu bisa dibilang sering dialami oleh PDAM. Sudah tak terhitung berapa kali pipa transmisi mengalami penyambungan.

Bisa-bisa jika hal itu tak cepat diatasi sepanjang pipa transmisi lama bersi sambungan melulu.

Hal itu diakui oleh pihak PDAM. Pelayanan air minum di perkotaan sampai sekarang masih sangat rendah. Cakupan pelayanan untuk perkotaan (Kecamatan Pemalang dan Taman) baru mencapai sebesar 16,74 persen. Sedangkan untuk wilayah kecamatan pantura lainnya seperti Petarukan, Comal dan Ulujami belum bisa dijangkau sama sekali.

Penyebabnya karena jaringan perpipaan dan ukuran yang ada sekarang sudah tidak dapat mencukupi kebutuhan masyarakat perkotaan, Selain itu kurangnya kapasitas debit air.

Debit airyang dkjunakan sebesar 110 liter/detik tidak mencukupi kebutuhan penduduk di daerah perkotaan. Selain itu adanya kehilangan air mencapai sebesar 29 persen akibat pipa bocor/rusak.

Penduduk wilayah perkotaan untuk mendapat air bersih sebagian besar memang harus dpenuhi oleh PDAM. Sebab kondisi air tanah di wilayah pantura yang ada buruk dan tidak memenuhi syarat kesehatan sebagai air minum.(17)

Susanne Bayly, 24 Tahun Berjuang demi Cantumkan Nama Ayah untuk Akte Kelahiran Putrinya

ilustrasi operasi


Ganti Rugi Moral Rp 5,6 Miliar Tidak Cukup Nyaris seperempat abad Susanne Bayly, 51, berjuang agar bisa mencantumkan nama belakang sang "suami", Aklhisa "Aki" Yukawa, miliarder Negeri Matahari Terbit, di dalam akte kelahiran anaknya, Diana. Dengan aturan khusus, pemerintah Jepang akhirnya mengabulkan permintaan tersebut.

LEGA. Kebahagiaan itu terpancar di wajah Bayly. "Petugas pencatatan mengatakan kasusku unik. Sungguh mengagumkan saat melihat nama Aki sebagai ayahnya (tercantum dalam akte). Hal itu dapat mengobati kesedihan yang kuderita sekian lama," tutur ibu dua anak, Cassie dan Diana, seperti dilansir Daily Mail kemarin (23/6).

Memang tidak ada hukum yang bisa menjadi dasar legalitas penyandingan nama anak di luar pernikahan dengan ayah biologis. Ya. Bayly hanyalah kekasih gelap Yukawa. Karenaitu, persetujuan dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri Jepang. Apapun, bagi Bayly yang terpenting obsesinya tercapai. Nama lengkap anaknya sekarang Diana Yukawa.

Jalan yang ditempuh perempuan asal Wimbledon, barat daya London, Inggris, tersebut begitu berliku. Pengakuan Bayly sebagai wanita simpanan Yukawa tidak serta merta diterima oleh otoritas Jepang, juga keluarga sah Yukawa. Dia dimintai bukti hasil tes DNA yang menunjukkan bahwa Diana memang hasil benih sang miliarder.

Uji kesahihan bibit kelahiran itu memang perlu, karena Diana lahir selang tiga minggu sesudah Yukawa dijemput malaikat maut dalam kecelakaan Japan Airlines (JAL) 123 pada Agustus 1985. Petaka tragis yang juga merenggut 515 nyawa lain tersebut mematahkan seluruhharapan Bayly.

"(Berita ) itu amat menghancurkanku. Meskipun ketika ilu Aki masih memiliki istri dan dua putra, dia telah bersama saya untuk beberapa tahun. Begitu cepat belahan jiwaku pergi." ujar wanita yang berprofesi sebagai seniman di


Wimbledon.

Bayly lantas berkilah balik mengisahkan pertemuannya dengan Yukawa. Saat itu dirinya merupakan balerina yang baru berusia 21 tahun. Mereka bertemu di sebuah restoran di London pada 1978. Meskipun Yukawa telah memilikikeluarga di Jepang tetapi itu tidak menghalangi keduanya untuk saling jatuh cinta. Bayly pun pindah ke Tokyo, Jepang, mengikuti Yukawa. Pada 1981 dia melahirkan Cassie -kini 27 tahun--, putri pertama mereka.

Empat tahun kemudian Bayly hamil lagi. Asmara terlarang itu akhirnya diketahui oleh keluarga Yukawa. Nah. begitu Yukawa meninggal, keluarganya tak ingin borok tersebut tersebar, apalagi mereka keluarga terpandang. Bayly segera diberi uang GBP 340.000 (Rp 5,6 miliar) dengan syarat dia hengkang dari mata keluarga Yukawa. Tujuannya tentu saja untuk mengubur aib tersebut. Akhirnya, setelah melahirkan putri keduanya, Diana, Bayly kembali ke Inggris.

"Aki adalah pria kaya. Banknya tidak akan menerima skandal. Satu-satunya orang yang mengetahui hubungankami dan memberi restu adalah ibunya," ungkap Bayly.

Puluhan tahun telah berlalu, baik Cassie maupun Diana tumbuh sebagai gadis dengan bakat musik luar biasa. Baru-baru ini Diana mendapatkan kontrak dengan perusahaan rekaman Sony untuk album ketiganya. Diana ahli memainkan biola sedangkan kakaknya, Cassie, pianis yang sering mengadakan berbagai konser.

1 Kesedihan terbesarku adalah dia (Yukawa) tidak berada di sini untuk melihal kedua putrinya tumbuh menjadi gadis yang mengagumkan," tutur Bayly.

"Diana adalah versi perempuan dari Aki tentunya karena dia adalah putri Aki. Saya tahu Aki (Akihisa Yukawa) akan amat bangga atas kedua putrinya dan ingin membiayai hidup mereka. Tetapi saya berusaha sendiri untuk membiayai hidup mereka," aku Bayly, (war/ami/jpnn)